[Bulusulur]. Era baru berdesa adalah penyelenggaraan pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel. Dalam mengiringi implementasi UU Desa, hampir seluruh desa di Indonesia berlomba untuk menunjukkan niatan untuk transparan, terutama dalam pelaporan dana desa. Besarnya nominal dana desa yang mengalir ke desa menjadi perhatian dari berbagai kalangan. Seluruh elemen masyarakat mendadak ingin mengetahui peruntukan dana-dana tersebut dan apa saja dampak yang dirasakan.
Ada banyak cara untuk mempublikasikan laporan kegiatan desa. Yang banyak digunakan adalah dengan memasang baliho di sudut-sudut desa yang dianggap strategis, menempel rangkuman APBDes di papan-papan pengumuman desa, hingga memanfaatkan keberadaan radio komunitas bagi desa-desa yang di wilayahnya sudah ada radio komunitas. Pilihan ketiga inilah yang mendorong dan menginspirasi Radio Komunitas Merah Putih (MPFM.Rakom) Desa Bulusulur mewujudkan niatnya mendirikan radio komunitas.
Inisiatif berdirinya radio komunitas di Desa Bulusulur yang berada di Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri mendapat apresiasi dan respon positif dari Pemerintah Desa Bulusulur. Berawal dari kebutuhan akan media lokal yang menjadi penghubung antara Pemerintah Desa dan masyarakat, radio komunitas dapat dikembangkan penggunaannya untuk penyebarluasan informasi berbagai isu di desa dan hiburan yang bersifat lokal. Untuk menjaga daya kritis masyarakat pada kondisi politik, ekonomi, sosial, lingkungan, dan budaya, kebutuhan informasi harus terus dipenuhi.
“Selain untuk mewujudkan transparansi pemerintahan desa, kalau ada masalah apapun di desa radio komunitas bisa jadi alat untuk meredam konflik, sebagai pedoman dasar kami tetap mengedapankan penanaman nilai budi pekerti dan konten jawa, seperti Tagline MPFM.Rakom yaitu [Ngrangkul Kadang Mitra, Nguri-uri Kabudayan Jawa]” ungkap Tri Wahyudi ketua Rakom MPFM.
Senada dengan Tri Wahyudi, Kepala Desa Bulusulur Dwi Prasetyo, ST pun mengungkapkan harapan yang sama pada keberadaan radio komunitas. Secara berkelompok, Kepala Desa berharap jika radio komunitas dapat menjadi penghubung komunikasi dan kerjasama antara pemerintah desa dengan masyarakat, mampu mengubah pola pikir masyarakat, dan menjadi wadah kreativitas kaum muda desa.

Please follow and like us:
RADIO KOMUNITAS ; BERMEDIA DI DESA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *